Perantau

free counters

Kamis, 19 April 2012

Yayan Ruhian 'The Raid': Nonton Pencak Silat di Luar Negeri Berbayar

BANDUNG (bisnis-jabar.com): Film The Raid diharapkan dapat membuat pencak silat lebih dikenal dan diminati oleh generasi muda.

Aktor The Raid sekaligus pemain silat Yayan Ruhian menyatakan masyarakat Indonesia masih menganggap pencak silat adalah hal mistis.

“Banyak yang bilang silat itu yang orangnya bisa terbang ya, atau yang keluar apinya. Padahal sesungguhnya tidak seperti itu,” katanya pada acara The Raid Menyerbu Bandung! hari ini di Aula Barat kampus ITB.

Menurutnya, di luar negeri silat sangat dicintai. “Bahkan di sana menonton silat itu berbayar. Sedangkan di sini
boro-boro bayar, gratis saja susah,” katanya.
 
Orang Indonesia masih sulit percaya bahwa silat adalah olahraga.

“Silat yang sebenarnya belum terlihat dalam film-film Indonesia. Biasanya silat hanya jadi pembungkus saja. Karena itu melalui film Merantau dan The Raid kami mencoba memperlihatkan silat yang sesungguhnya,” ujarnya.

Contohnya dalam film Merantau ada silat Harimau dari Minang, sedangkan dalam The Raid ada beladiri.
“Kami menampilkan seni yang ada dalam pencak silat melalui film. Untungnya pemainnya juga pesilat seperti saya dan Iko Uwais,” dia menambahkan.

Iko Uwais menuturkan silat yang ditampilkan dalam film merupakan perpaduan antara silat yang dia pelajari dengan silat yang dipelajari Yayan. “Kemudian jadilah koregrafi,” tuturnya.

Referensi koreografi banyak dia dapatkan dari film luar negeri seperti yang dimainkan Jackie Chan. “Di situ adegannya nyata bukan efek kamera,” tambahnya.(k60/yri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments